Tangerang Selatan, KompasOtomotif - Kadang suara klakson sepeda motor bawaan pabrik masih kurang bisa menarik perhatian di jalanan. Tentu solusinya diganti dengan produk aftermarket.
Nah, buat biker yang merasa perlu mengganti klakson ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Menurut Nanang, wiraniaga dari toko aksesori Gandhi Racing di Pamulang, Tangerang Selatan, substitusi klakson tidak sulit, hanya kelistrikan saja yang paling penting disesuaikan.
Perhatikan
spesifikasi tegangan (V) dan frekuensi (Hz) suaraklakson
"Dilihat dulu spesifikasi klaksonnya. Kalau aki
motor kan biasanya 12 Volt tapi Ampere-nya bisa beda. Buat
menyesuaikan dengan klakson harus pakai relay biar stabil," papar Nanang,
Rabu (16/12/2015).
Produk pengganti klakson di
pasaran biasanya mengeluarkan suara lebih besar, jadi butuh daya lebih besar
untuk mengaktifkannya. Kabel standar asli motor tidak semua kuat untuk
mengakomodasi itu, makanya relay sangat diperlukan. Tanpa relay, kabel dan
saklar klakson bisa cepat rusak.
Di toko, Nanang menjual beragam
jenis klakson, ukuran dan suara yang dihasilkan beda-beda. Harganya juga
bermacam-macam mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 170.000. Harga itu termasuk
relay dan pemasangan.
Menurut Anang lagi, konsumen tidak melulu memilih
karena suara tapi yang paling banyak dicari model anti air.
|
Penulis
|
: Febri Ardani Saragih
|
|
Editor
|
: Agung Kurniawan
|
No comments:
Post a Comment